Bazar dan pasar kreatif menjadi etalase penting bagi banyak UMKM. Di sinilah pembeli bisa melihat, mencoba, dan mengenal produk secara langsung. Namun tidak semua bazar menguntungkan. Persiapan yang matang menentukan apakah Anda pulang membawa untung atau sekadar lelah.
Sesi 1Pilih acara yang sesuai
Perhatikan siapa pengunjung acaranya, jumlah perkiraan pengunjung, dan jenis tenant lain. Produk kerajinan premium mungkin kurang cocok di bazar dengan pengunjung yang mencari makanan murah.
Tanyakan pengalaman tenant yang pernah ikut acara serupa sebelumnya.
Sesi 2Hitung biaya dan target
Jumlahkan sewa booth, transportasi, dekorasi, konsumsi, dan tenaga jaga. Dari situ hitung berapa produk yang harus terjual agar tidak rugi.
Target ini membantu Anda menilai apakah acara tersebut layak diikuti lagi.
Sesi 3Menata booth yang menarik
Gunakan papan nama yang terbaca dari jauh, susun produk bertingkat, tampilkan harga dengan jelas, dan sediakan contoh atau tester. Pencahayaan tambahan sangat membantu untuk acara sore dan malam.
Penjaga booth yang ramah dan aktif menyapa sering lebih menentukan daripada dekorasi mewah.
Sesi 4Pembayaran dan tindak lanjut
Siapkan pembayaran tunai dan nontunai, uang kembalian, serta kantong belanja. Sediakan kartu nama atau kode QR menuju akun media sosial toko.
Catat penjualan per produk untuk evaluasi, dan hubungi kembali pembeli yang tertarik membeli dalam jumlah besar.