Kesan pertama pengunjung sering ditentukan bukan oleh panggung, melainkan oleh pengalaman parkir dan kemacetan di sekitar lokasi. Acara yang menarik ribuan orang dapat melumpuhkan lalu lintas sekitar jika tidak direncanakan dengan baik.
Sesi 1Memperkirakan kebutuhan parkir
Perkirakan jumlah pengunjung, proporsi yang membawa kendaraan pribadi, dan rata-rata penumpang per kendaraan. Bandingkan dengan kapasitas parkir yang tersedia di lokasi dan sekitarnya.
Jika kapasitas tidak mencukupi, rencanakan lokasi parkir tambahan dan cara mengantar pengunjung dari sana.
Sesi 2Mengatur arus masuk dan keluar
Pisahkan jalur kendaraan dan pejalan kaki, tentukan arah masuk dan keluar yang jelas, dan siapkan petugas parkir yang terlatih. Arus keluar setelah acara biasanya lebih padat daripada arus masuk.
Koordinasikan pengaturan lalu lintas dengan pihak berwenang setempat.
Sesi 3Shuttle dan transportasi umum
Shuttle dari titik kumpul atau stasiun terdekat dapat mengurangi kendaraan pribadi. Cantumkan informasi transportasi umum dalam materi promosi dan pertimbangkan potongan harga bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan.
Sediakan area penurunan penumpang khusus untuk ojek dan taksi daring agar tidak menghambat jalan.
Sesi 4Komunikasi kepada pengunjung
Informasikan pilihan parkir, tarif, rute, dan waktu terbaik untuk datang sebelum acara. Pasang penunjuk arah yang jelas di sekitar lokasi.
Pengunjung yang tahu harus ke mana akan bergerak lebih cepat dan tenang.